Marah-marah

Beragam reaksi orang dalam menanggapi suatu tulisan yang berjudul. Kasusnya yang e-tulisan di facebook. Baik tulisan dari situs yang dibagikan sehingga hanya tampak judulnya dan sedikit kutipan. Atau tulisan status yang diberi judul, biasanya menggunakan tanda [] untuk mengapit judul -seperti status ini- atau ##.

Mereka terbagi jadi dua tipe pembaca.

Pertama, mereka yang baca judul dan isinya baru menarik simpulan atau intisari tulisan tersebut.

Kedua, mereka yang hanya baca judul tanpa baca isinya tapi langsung justifikasi terhadap inti.

Nah, tipe yang kedua ini sering saya lihat di beberapa akun, personal ataupun fanpage. Jika judulnya menyinggung pribadinya, golongannya, kelompoknya atau apanyalah, doi langsung tersinggung, salto, jungkir balik, atau bahkan marah-marah. Atau “ah males baca, palingan isinya jelek”. Macam status ini, wkwk.

Padahal, jika mau baca keseluruhan, inti dari tulisan itu kadang bisa jadi ‘menyelisihi’ atau tidak pas dengan judulnya.

Ambil contoh Ust. Hasan Al-Jaizy -hafizhahullah-, beliau sering menulis dan membuat judul yang tidak ada kaitannya dengan isi. Tapi isinya mantap. Rugi kalau hanya baca judulnya saja.

Atau sebagian penulis yang redaksi judulnya, “Adakah…?” padahal dalam isinya ya memang ada.

Dan yang lain yang semisal.

So, don’t judge the article just by its title. grin emoticon

Bisa jadi anda kena jebakan batman jika hanya baca judulnya. Atau juga rugi, tidak baca isinya.

https://www%5B.%5Dfacebook%5B.%5Dcom/pujiantoalbandary/posts/974714699227977

Advertisements

Berikan tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s