Empat Masalah yang Wajib bagi Setiap Manusia untuk Mempelajarinya

Empat masalah yang wajib bagi setiap manusia untuk mempelajarinya:

  1. Ilmu, yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya dan mengenal Agama Islam dengan dalil-dalilnya
  2. Amal, yaitu mengamalkan ilmu tersebut
  3. Dakwah, yaitu mendakwahkan ilmu tersebut
  4. Sabar, yaitu bersabar atas berbagai gangguan dan rintangan dalam menuntut ilmu, beramal, serta berdakwah

Dalilnya:

بسم الله الرحمن الرحيم
والعصر
ان الإنسان لفي خسر
الا الذين امنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوابالصبر

Artinya

  1. Demi masa.
  2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
  3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran (QS. Al-Ashr : 1-3)

Imam Syafi’i rahimahullah berkata tentang surat ini:

لو ماأنزل الله حجة على خلقه إلا هذه السورة لكفتهم

 

“Seandainya Allah tidak menurunkan satu hujjah kepada makhluknya kecuali surat ini niscaya telah cukup bagi mereka” (Lihat Miftah Daris Sa’adah karya Ibnul Qoyyim (1/83) dan Tafsir Ibnu Katsir (3/585)

___

Diambil dari Cara Mudah Memahami Ushulus Tsalatsah (Soal Jawab Tentang Tiga Landasan Utama) [terjemahan], penyusun Syaikh Muhammad At-Thoyyib Al-Anshori

[Catatan Kajian Ba’da Shubuh 22/9/14] Menjaga Amal Kebaikan

[Dalil Al-Qur’an]

– Al-Hadid: 16
– Al-Hadid: 27
– An-Nahl: 92
– Al-Hijr: 99

[Hadits 1]

Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah berkata, “Ketaatan yang paling disukai Rasulullah adalah yang dilakukan secara terus menerus.”

[Hadits 2]

Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam bersabda, “Barangsiapa tidur dan belum membaca hizib (bacaan Al-Qur’an yang biasa ia lakukan) atau hanya melakukan sebagiannya, lalu dibaca antara shalat subuh dan zhuhur, maka pahala yang dicatat seolah-olah ia membacanya pada waktu malam.” (HR. Muslim)

Pelajaran hadits:

1. Kita dianjurkan untuk memiliki wirid atau amal kebaikan yang dilakukan secara rutin.
2. Orang yang terbiasa membaca wirid, lalu suatu saat ia lupa atau ada halangan tertentu sehingga ia tidak bisa membaca wirid tersebut pada waktu biasanya, kemudian ia melakukannya di waktu yang lain, maka pahala yang ia dapat seperti yang biasa ia peroleh.

[Hadits 3]

Abdullah bin Amru bin Ash radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam pernah bersabda kepadaku, ‘Wahai Abdullah, janganlah kamu seperti fulan. Dahulu, dia biasa melakukan shalat malam, lalu ia meninggalkannya.'” (Muttafaq ‘alaih)

Pelajaran hadits:

1. Sebaiknya kita merahasiakan nama seseorang yang melakukan hal-hal tidak terpuji.
2. Kebaikan yang biasa kita lakukan sebaiknya terus kita lakukan.

[Hadits 4]

Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alihi wasallam jika tidak shalat malam karena sakit atau lainnya, beliau melakukan shalat 12 rakaat di siang hari.” (HR. Muslim)

Pelajaran hadits:

1. Wirid atau amal kebaikan yang rutin dilakukan, lalu suatu saat tidak bisa dilakukan karena satu atau lain hal, sebaiknya dilakukan ketika halangan tersebut sudah tidak ada.
2. Hadits ini merupakan dalil diperbolehkannya meng-qadha amal yang sifatnya sunnah.

Diambil dari Kitab Riyadhus Shalihin karya Al-Imam Nawawi –rahimahullah